Documentary Film, Budaya Blitar Raya

Setelah kesuksesan Dewan Kesenian Kabupaten Blitar dengan Purnama Seruling Penataran nya tahun lalu, di awal tahun 2013 ini kembali DKKB merencanakan pembuatan sebuah film dokumenter.Film ini berisi tentang peninggalan sejarah di Blitar, candi-candi dan kebudayaan sehari-hari masyarakat Blitar raya.Cukup banyak hal yang bisa diexplore tentang Blitar, perayaan adat jawa yang masih kental.Siraman Kyai Pradah setiap tahun nya dengan ribuan antusias masyarakat hingga pagelaran Purnama Seruling Penataran itu sendiri.Dan juga “rampogan macan”, tradisi sangat unik yang sudah tenggelam puluhan tahun lalu.Sebuah tradisi melepaskan macan di tengah alun-alun dengan ribuan orang mengelilinginya yang siaga dengan tombaknya.Hmmmmm cukup seru seperti nya,…..Kami kreatifproduction ditantang untuk membuat film ini.Dengan budget yang tidak terlalu besar akan mencoba membuat film yang keren dan bisa menggambarkan kehidupan masa lalu di Blitar.Untunglah untuk saat ini teknologi kamera berkembang pesat dan semakin murah.Awalnya pertama cukup tergiur untuk menggunakan kamera “Blackmagic Cinema”, bisa merekam dalam RAW format dan resolusi 2,5K yang sangat menggiurkan.Tapi karena pertimbangan biaya yang mungkin bisa membengkak untuk peralatan tambahan Blackmagic Cinema belum rig dan lain sebagainya,kami memutuskan untuk menggunakan teknologi DSLR Fullframe 6D.Saya rasa ini cukup dan masih sangat bisa dimaksimalkan.Post editing akan sangat berperan penting nanti nya untuk menambah cinematic film ini.Mohon do’a restunya semua semoga pembuatan film ini berjalan lancar dan bisa sangat bermanfaat untuk Blitar itu sendiri.Bissmillah……

[progress percentage=”10″]Progress Film[/progress]

 

2 thoughts on “Documentary Film, Budaya Blitar Raya”

  1. Pingback: Kebudayaan Blitar – Edo Vianzia Sasmito

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECENT POST: